Wisata Musium Asia Afrika

Berwisata di Bandung tidak lengkap apabila tidak mengunjungi ataupun ber wisata musium Asia Afrika untuk mengetahui sejarah Bandung . Bandung menyimpan banyak sejarah dan salah satu nya Musium Asia Afrika menyimpan banyak sejarah prasejarah Bandung . Banyak wisatawan lokal , interlokal sengaja berkunjung ke Bandung melaikan juga ingin melihat sejarah Bandung di masa lampau , dan menyimpan foto – foto bandung di masa lampau.

Museum Konferensi Asia Afrika merupakan salah satu museum yang berada di kota Bandung yang terletak di Jalan Asia Afrika No. 65. Museum ini merupakan memorabilia Konferensi Asia Afrika. Museum ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan Gedung Merdeka. Secara keseluruhan Gedung Merdeka memiliki dua bangunan utama, yang pertama disebut Gedung Merdeka sebagai tempat sidang utama, sedangkan yang berada di samping Gedung Merdeka adalah Museum Konferensi Asia Afrika sebagai tempat memorabilia Konferensi Asia Afrika.

Latar belakang dibangunnya museum ini adalah adanya keinginan dari para pemimpin bangsa-bangsa di Asia dan Afrika untuk mengetahui tentang Gedung Merdeka dan sekitarnya tempat Konferensi Asia Afrika berlangsung. Hal ini membuat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M memiliki ide untuk membangun sebuah museum. Ide tersebut disampaikannya pada forum rapat Panitia Peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika (1980) yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Prof. Dr. Haryati Soebadio sebagai wakil dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian museum ini diresmikan pada tanggal 24 April 1980 bertepatan dengan peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika .  Sebagai penyedia Jasa rental mobil bandung memberikan sebuah pelayanan jasa yang dapat memberikan kepuasan anda berwisata , berkuliner , maupun berbelanja sekalipun dengan dengan jangka waktu pemakaian yang cukup panjang , dan sekarang jangan khawatir kami sebagai penyedia jasa travel mobil Bandung memberikan pelayanan terbaik bagi Anda .

Musium konferensi asia Afrika memiliki sejarah yang sangat menentukan perjalanan dunia di tengah kecamuk perang dingin antara amerika dan unisoviet. Museum konferensi asia afrika seolah menjadi saksi hidup bagaimana indonesia pada zaman memegang peranan yang sangat penting didalam kancah politik internasional. Pada waktu itu, dan kota bandung sebagai ibu kota dan sumber bagi bangsa – bangsa asia afrika waktu itu

Sejarah Museum Konferensi Asia Afrika

Museum konferensi asia afrika bandung adalah saksi sejarah bahwa di bandung tepat pada tanggal 18-24 April 1955 pernah di selenggarakan sebuah hajatan akbar bertaraf internasional. Yang mempertemukan seluruh pemimpin negara – negara dari kawasan Benua asia Afrika di Bandung. Konferensi asia afrika di tahun 1955 yang di gagas dengan tujuan mempersatukan sikap serta membagan kerjasama di antar bangsa – bangsa. Asia afrika serta membantu terciptanya ketertiban dan perdamaian dunia sehingga salah satu hasil sejarah yang tercipta dari konferensi internasional terbesar. Bandung waktu itu adalah dengan lahirnya dasasila bandung yang sangat terkenal dan penomenal, yang mana dengan dasasila bandung itu menjadi pedoman serta semangat bagi bangsa – bangsa di benua asia dan afrika. Yang waktu itu masih banyak yang terjatuh, untuk berjuang memperoleh hak hak kemerdekaannya.

Prestasi besar yang di capai oleh konferensi asia afrika di tahun 1955 yang mana telah berhasil menentukan sejarah perjalanan dunia. Pada waktu itu dan kemudian setelahnya, maka untuk mengabadikan keberhasilan konferensi KAA. Mulai dari peristiwa dan masalah yang melatar belakangi selenggaranya KAA serta pengaruhnya  kesuksesannya. Maka di abadikalah dengan membangun sebuah kesuksesannya di tempat konferensi itu pernah berlangsung,yaitu di gedung Merdeka Kota Bandung.

Adalah Prof.Dr.Mochtar kusumaatmadja yang menggagas pertama kali di bagannya museum konferensi asia afrika di gedung merdeka ini. Penganalasan banyak kepala negara di asia afrika yang berkeinginan untuk melihat dan mengunjungi tempat lahirnya deklarasi dasasila Bandung yang sangat bersejarah. Bagi lahirnya bangsa – bangsa asia afrika dengan memperoleh kemerdekaan. Pembangunan museum konferensi asia afrika yang pengerjaan proyeknya di lakukan oleh PT.Decenta Bandung. Pertama kali di resmikan berdirinyadilakukan oleh almarhum presiden Soeharto pada tanggal 24 april 1980. Sekaligus waktu itu adalah sebagai puncak peringatan  ke 25 tahun KAA di kota Bandung sekaligus menjadi lokasi ini sebagai tempat wisata di Bandung.

Museum konferensi asia afrika merupakan bagian dari gedung merdeka berada, adalah salah satu bangunan bersejarah yang di arsiteki oleh 2 orang belanda, yaitu Van Galenlast dan Cowalf shoomaker. Yang menjadiguru besar di Technische hogeschool/sekolah teknik tinggi yang di kenal ITB sekarang. Tempat sejarah wiasata di bandung ini memiliki konsep bangunan art deco dengan bahan lantai dasar dari marmer yang sengaja  didatangkan langsung dari negri Italia yang terkenal super dan sangat mengkilap dari warnanya. Sementara ruangannya terbuat dari kayu cikenhout yang terkenal kuat dan penerangannya menggunakan lampu kristal bias yang memberikan cahaya gemerlap.

Museum konferensi asia afrika sendiri pada masa perjalanan belanda di kenal dengan nama sociteit concordia. Yang bagi kalangan orang – orang belanda yang berdomisili di bandung. Waktu itu adalah sebagai tempat rekreasi dan sering di gunakan sebagai tempat pertunjukan seni budaya serta tempat wisata makan.

Alamat Museum konferensi Asia Afrika

Gedung merdeka yang memiliki bangunan utama seluas 7500m2,yaitu tempat sidang utama di sebut gedung merdeka, sedangkan di sampingnya adalah museum KAA sebagai memorabilia KAA yang berlokasi atau beralamat di jalan asia Afrika No.65 Bandung- Jawa Barat , Indonesia.

Perpustakaan Museum Konferensi Asia Afrika 

Perpustakaan modern di museum konferensi asia afrika ini di bagan sebagai bagian dari perayaan peninggalan KAA ke 50 pada tahun 2005. Perpustakaan ini mengoleksi buku – buku sejarah, politik, social dan budaya negara – negara asia afrika dokumen – dokumen mengenai Konferensi asia Afrika. Konferensi – konferensi terdahulu, KTT Asia Afrika2005, serta majalah, surat kabar,dan Braille corner untuk para tuna netra.

Rute Jalan ke Museum Asia Afrika

  • Dari terminal bus cicaheum: naik bus kota jurusan cicaheum – lewi panjang. Turun di halte bus asia afrika. Jalan kaki sejauh kurang lebih 100 meter ke barat menuju alun – alun Bandung
  •  Dari terminal bus lewi panjang : naik bus kota jurusan cicaheum leuwi panjang  turun di halte bus alun – alun Bandung. Jalan kaki sejauh sekitar 100 meter ke timur menuju jalan braga.
  • Dari Stasion kereta api kebon kawung bandung naik angkutan kota jurusan St.Hall – gede bage. Turun di perempatan jalan braga naripan. Jalan kaki ke arah selatan sejauh kurang lebih 100 meter menuju jalan braga.

Sebagai salah satu monumen gedung bersejarah serta menjadi tempat wisata di Bandung yang populer di dunia. Maka bagi para wisatawan yang berkunjung ke sini. Perlu Memperhatikan cara berbagai aturan serta tata tertib sebagai bagian partisipasi menjaga kawasan wisata ini tetap bersih dan terjaga di antaranya adalah :

  • Tidak berlarian di museum . Bicaralah dengan nada tenang gunakan suara rendah di semua area museum agar tidak mengganggu pengunjung lain.
  • Harap tidak makan , minum, mengunyah permen karet, atau menggunakan produk tembakau lainnya di dalam museum kecuali di kafe museum.
  • Pengunjung tidak di perbolehkan membawa senjata atau sejenisnya.
  • Tidak di perkenankan mengenakan sendal jepit atau sejenisnya.
  • Boleh berfoto namun tidak menggunakan kilat dan kaki tiga ( Tripod ).
  • Untuk meningkatkan interaksi, pengunjung di sarankan mengurangi penggunaan ponsel kecuali pada keaadaan darurat saja.
  • Tidak menyentuk artefek
  • Tidak masuk ke tempat di mana tur sedang berlangsung. Silahkan kembali kemudian.
  • Tidak menggunakan perangkat pameran sebagai alat menulis.

Jam buka Museum Konferensi Asia Afrika

Senin – Jumat 08.00 – 15.00 dan museum tutup. Tengah hari ( 12.00 – 13.00 ) untuk istirahat siang. Sementara pengunjung berkebutuhan khusus dan kunjungan berkelompok lebih dari 25 orang di haruskan melakukan reservasi sebelumnya ke no telepon : (022) 423-3364 serta Fax (022) 423-8031.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *